Jenis Obat Hewan
- Alternas Indonesia

- 26 Feb 2018
- 2 menit membaca
Terdapat ribuan jenis obat veteriner yang dijual, yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit. Obat-obat hewan ini dapat digolongkan sebagai berikut :

1. Antibiotik
Ini adalah zat-zat kimia yang menghambat perkembangan atau membasmi bakteri dan mikroorganisme lainya yang menyebabkan penyakit.
Beberapa contoh adalah : tilosin, oksitetrasiklin, doksisiklin, sulfadiazin, sulfakhlorpiridazin, thiamfenikol, enrofloxasin, ciprofloxasin dan fosfomisin.
2. Antiparasit
Ini adalah zat-zat yang bila diberikan melalui mulut, akan membunuhparasit-parasit atau cacing-cacing usus. Beberapa dari antiparasit yang paling umum adalah : albendazol, piperazin, dan ivermektin (di luar negeri biasa dipakai untuk burung kesayangan).
3. Antioksidial
Ini adalah zat-zat kimia yang diberikan melalui mulut atau dicampur dengan pakan unggas untuk mengendalikan penyakit koksidiosis yang kerap terjadi di daerah berkelembaban tinggi. Beberapa obat antikosidial adalah : nikarbazin, salinomisin, diklazuril, monensin, klopidol, dan toltrazuril.
4. Antinflamasi dan Antipiretik
Produk-produk ini membantu mengurangi rasa sakit dan radang pada jaringan tubuh atau otot. Pada unggas, obat-obat ini juga membantu menurunkan suhu badan ayam pada hari-hari yang terlalu pans. Yang paling banyak digunakan adalah Asam
Asetilsalisilat dan Paracetamol.
5. Vitamin dan Mineral
Ini adalah zat-zat penting bagi pertumbuhan dan kinerja ayam normal. Zat-zat ini tersedia dalam bentuk padatan atau cairan dan dapat diberikan ke dalam pakan atau air minum unggas, yang paling penting adalah : vitamin A, B1 , B2 , B6 , B12 , C, D3 E, K3; serta mineral seperti kalsium (Ca++), fosfor (PO++), magnesium (Mg++), mangan (Mn+), sodium (Na+), dan klorida (Clā).
6. Pelindung Hati
Zat-zat ini membantu hati menawarkan racun dan meningkatkan kinerja hati, dengan demikian memungkinkan pencernaan makanaan makanan yang lebih baik.
7. Pengencer Dahak
Ini merupakan zat-zat yang membantu menghilangkan lendir yang diproduksi berlebih dalam saluran pernapasan sebagai reaksi tubuh terhadap penyakit.
Bromheksin, eukaliptol, dan guaiakolat merupakan beberapa contoh.
8. Pemacu Pertumbuhan
Biasanya ini adalah antibiotik yang diberikan dengan konsentrasi yang sangat rendah ke dalam pakan selama jangka waktu yang lama untuk mengendalikan bakteri-bakteri berbahaya dalam usus unggas. Hal ini memungkinkan konsumsi pakan serta pertumbuhan unggas yang lebih baik. Beberapa contoh adalah : basitrasin, tilosin, olaquindoks, dan oksitetrasin.
Itulah beberapa obat-obatan hewan yang dianjurkan atapun memang dibutuhkan dalam beternak hewan. Jika anda punya pertanyaan lebuh lanjut tentang Obat Hewan, anda bisa mengirim surel kepada kami.



Komentar